Peppercorn Berawa

Ada fushion resto dengan konsep baru di Bali bertemakan Hotpot and Yakiniku Grill. Menu ini diadopsi dari negara aslinya yaitu China. Di China menu seperti ini banyak ditemukan di kedai-kedai pinggir jalan. Namun di Bali dibuat menjadi café and resto menarik dengan konsep interior bertemakan Industrial. Peppercorn Berawa yang baru berdiri di awal April 2021 ini ingin memberikan pengalaman makan seperti di negara aslinya. Dimana nantinya dapat memberikan kenangan tersendiri bagi orang-orang yang sudah pernah berkunjung dan makan langsung di China. Semua menu makanan di Peppercorn sudah diolah dan disesuaikan dengan lidah local serta turis mancanegara. Seperti misalnya, di negara aslinya rasa kuahnya cenderung pedas karena warga lokal disana sangat gemar mengkonsumsi pedas. Rasa pedasnya bukan didapat dari cabai seperti orang Indonesia, namun rasa pedasnya dari Mala. Rasa pedas mala, mengakibatkan efek kebas di lidah, sehingga Peppercorn berusaha meracik bumbu spesialnya, agar kuahnya tidak begitu pedas sehingga bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Peppercorn yang baru buka di masa-masa pandemic menerapkan protokol kesehatan yg baik. Begitu datang, sudah ada petugas yang sigap memberikan hand sanitizer serta mengecek suhu tubuh. Semua staff menggunakan masker dan setiap meja disediakan hand sanitizer.

fushion resto di Canggu-Bali

Saat pertama kali datang, pengunjung dipersilahkan mengambil mangkuk besar untuk mengambil bahan-bahan makanan sebelum ditimbang. Nah keunikan makan di peppercorn sendiri yaitu kita bebas memilih semua bahan makanan yang tersedia di display. Bahan-bahan makanan yg tersedia di display diurutkan sesuai jenisnya. Rak pertama, kedua dan ketiga ada berbagai jenis sayuran lengkap, mulai dari brokoli, kembang kol, wortel, asparagus, aneka macam jamur, paprika, dan lainnya. Di rak berikutnya tersedia aneka jenis mie dan karbo berupa kentang. Di rak terbawah ada aneka jenis daging, mulai dari daging ayam, beef (saikoro & beef sliced), udang, ikan (mahi-mahi).

fushion resto di Canggu Bali

Semua yang disajikan disini no pork and no lard. Untuk bahan makanan yg tersedia, bisa diolah menjadi 3 cara, yaitu di grill, dry wok, dan soup. Uniknya lagi harga makanan disini tidak dihitung per porsi, melainkan ditimbang sesuai berat bahan makanan yg sudah diambil. Harganya Rp 450, saja per gram. Khusus di bulan Juni ada diskon sebesar 50% menjadi Rp 225 saja. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau, karena biasanya orang asia akan menghabiskan makanan 300-400gram per sekali makan. Terlebih lagi harga tersebut sangat sebanding dengan kualitas daging dan bahan-bahan lainnya yg digunakan. Seperti misalnya kuah kaldunya, dibuat dari tulang ayam yg dimasak dengan api kecil selama 12 jam. Cita rasa kaldunya terbaik seperti makan daging ayam asli dalam bentuk cair. Masakan di Peppercorn sama sekali tidak menggunakan MSG.

Makanan yg admin coba untuk Grill 140gr (Rp 67,500 diskon 50% jadi Rp 31,500), Soup 170gr (Rp 76,500 diskon 50% jadi Rp 38,250) dan dry wok atau tumis 225gr (Rp 101,250 diskon 50% jadi Rp 50,625). Porsinya cukup besar untuk admin di angka 170-200 gram per porsinya. Setelah puas memilih langsung diarahkan menuju ara kasir. Sudah tersedia timbangan disana, dan kita cukup membayar sesuai dengan angka di timbangan. Wah menarik banget kan? Belum pernah admin jumpai resto seperti ini sebelumnya. Setelah menimbang dan membayar, kita langsung diarahkan menuju tempat duduk. Ada pegawai yg standby untuk memberikan kita tissue basah. Wah pelayanannya seperti di resto bintang 5 yaa.. Tidak sampai menunggu lama, makanan pun tiba. Dengan aroma yang sangat menggiurkan. Overall semua makanan yg dicoba, enak sekali, pas banget di lidah. Semua daging yg digunakan memang benar terasa segar. Paling favorit deh sama beef saikoro dan beef slicednya. Dagingnya empuuuk banget. Bakalan balik lagi deh kesini.

Gimana tertarik untuk mencoba?? Buruan sebelum akhir Juni 2021 yaaa!!

Peppercorn Berawa

Jl Raya Semat, Tibubeneng-Badung

Open : 8am – 10pm

No pork contained


RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *